Sebelum Tambah Budget, Cari Tahu Apa yang Sebenarnya Bocor.
Audit aktivitas digital marketing untuk melihat apa yang bekerja, apa yang tidak, dan di mana opportunity terbesar untuk improvement.
Identifikasi friction & opportunity sebelum budget terbuang.
Banyak Data. Belum Tentu Banyak Insight.
Tapi angka-angka itu belum tentu menjawab pertanyaan yang lebih penting:
Apakah audience yang datang sudah tepat?
Channel mana yang benar-benar berkontribusi?
Di mana potential customer mulai drop?
Apakah website membantu conversion?
Apakah budget digunakan di tempat yang tepat?
Apa yang seharusnya diperbaiki lebih dulu?
Digital Marketing Audit membantu melihat performa secara lebih utuh, bukan hanya per channel.
Don't Audit the Numbers. Audit the Journey.
Masalah marketing jarang berdiri di satu titik.
Ads bisa bekerja dengan baik, tetapi landing page tidak convincing.
Traffic bisa tinggi, tetapi audience-nya tidak relevan.
Leads bisa masuk, tetapi follow-up terlalu lambat.
Karena itu, ArahSkala tidak hanya melihat metrics.
Kami melihat bagaimana setiap bagian bekerja sebagai satu journey:
What We Audit
Marketing Direction
Apakah aktivitas marketing sudah memiliki objective dan priority yang jelas?
Audience & Targeting
Apakah bisnis menjangkau audience yang memang memiliki potential fit?
Paid Advertising
Apakah campaign, targeting, creative, landing page, dan budget bekerja secara efisien?
SEO & Organic Performance
Apakah visibility dan organic traffic membawa audience yang relevan?
Content & Social Media
Apakah content hanya mendapatkan attention atau juga mendorong consideration?
Website & Landing Page
Apakah visitor tahu apa yang harus dilakukan setelah masuk ke website?
Conversion Flow
Di titik mana audience kehilangan momentum sebelum menjadi leads atau customer?
Analytics & Measurement
Apakah tracking dan KPI cukup untuk membaca performa secara akurat?
What We Look For
Audit bukan sekadar mencari apa yang salah.
Kami mencari hal-hal yang bisa membuat marketing bekerja lebih baik.
Performance Gaps
Area yang membuat hasil marketing tertahan.
Conversion Leaks
Titik di customer journey yang membuat potential customer berhenti.
Budget Inefficiency
Aktivitas yang menyerap budget tetapi memberikan impact rendah.
Missed Opportunities
Channel, audience, content, atau journey yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Measurement Gaps
Data yang belum tersedia atau belum cukup kuat untuk mendukung keputusan.
Audit → Insight → Priority
Kami membuat hasil audit agar mudah digunakan, bukan hanya dibaca.
01 — Review
Melihat kondisi marketing saat ini berdasarkan channel, customer journey, dan data yang tersedia.
02 — Identify
Menemukan gap, friction, dan opportunity yang paling relevan.
03 — Prioritize
Memisahkan mana yang urgent, mana yang important, dan mana yang bisa dilakukan kemudian.
04 — Recommend
Memberikan direction dan next action yang dapat digunakan sebagai dasar improvement.
What You Get
Hasil audit dapat mencakup:
“Ini yang salah.”
“Ini yang perlu diperbaiki lebih dulu.”
When Should You Audit Your Digital Marketing?
Digital Marketing Audit relevan ketika:
Marketing sudah berjalan tetapi hasilnya sulit dibaca
Traffic naik tetapi leads tidak banyak berubah
Cost per lead terus meningkat
Banyak channel aktif tetapi kontribusinya tidak jelas
Bisnis ingin menambah budget marketing
Website baru saja di-redesign atau akan dikembangkan
Campaign sudah berjalan cukup lama tanpa evaluasi menyeluruh
Tim membutuhkan second perspective sebelum menentukan strategi berikutnya
Fix the Leak Before Adding More Traffic.
Lebih banyak traffic tidak banyak membantu kalau journey-nya masih bocor.
Sebelum menambah campaign, channel, atau budget, cari tahu dulu bagian mana yang paling membutuhkan perhatian.