Skip to Content
Digital Marketing Audit

Sebelum Tambah Budget, Cari Tahu Apa yang Sebenarnya Bocor.

Audit aktivitas digital marketing untuk melihat apa yang bekerja, apa yang tidak, dan di mana opportunity terbesar untuk improvement.

Diagnostic Health Check • Leak Detection • Actionable Roadmap
AUDIT DIAGNOSTIC
Leak Found

Identifikasi friction & opportunity sebelum budget terbuang.

Health Score: 90% ↑

Banyak Data. Belum Tentu Banyak Insight.

Dashboard bisa menunjukkan traffic.
Ads Manager bisa menunjukkan clicks.
Social media bisa menunjukkan engagement.

Tapi angka-angka itu belum tentu menjawab pertanyaan yang lebih penting:

?

Apakah audience yang datang sudah tepat?

?

Channel mana yang benar-benar berkontribusi?

?

Di mana potential customer mulai drop?

?

Apakah website membantu conversion?

?

Apakah budget digunakan di tempat yang tepat?

?

Apa yang seharusnya diperbaiki lebih dulu?

Digital Marketing Audit membantu melihat performa secara lebih utuh, bukan hanya per channel.

Don't Audit the Numbers. Audit the Journey.

Masalah marketing jarang berdiri di satu titik.

Ads bisa bekerja dengan baik, tetapi landing page tidak convincing.

Traffic bisa tinggi, tetapi audience-nya tidak relevan.

Leads bisa masuk, tetapi follow-up terlalu lambat.

Karena itu, ArahSkala tidak hanya melihat metrics.

Kami melihat bagaimana setiap bagian bekerja sebagai satu journey:

Audience
Message
Channel
Website
Conversion
Follow-up

What We Audit

Marketing Direction

Apakah aktivitas marketing sudah memiliki objective dan priority yang jelas?

Audience & Targeting

Apakah bisnis menjangkau audience yang memang memiliki potential fit?

Paid Advertising

Apakah campaign, targeting, creative, landing page, dan budget bekerja secara efisien?

SEO & Organic Performance

Apakah visibility dan organic traffic membawa audience yang relevan?

Content & Social Media

Apakah content hanya mendapatkan attention atau juga mendorong consideration?

Website & Landing Page

Apakah visitor tahu apa yang harus dilakukan setelah masuk ke website?

Conversion Flow

Di titik mana audience kehilangan momentum sebelum menjadi leads atau customer?

Analytics & Measurement

Apakah tracking dan KPI cukup untuk membaca performa secara akurat?

What We Look For

Audit bukan sekadar mencari apa yang salah.

Kami mencari hal-hal yang bisa membuat marketing bekerja lebih baik.

Performance Gaps

Area yang membuat hasil marketing tertahan.

Conversion Leaks

Titik di customer journey yang membuat potential customer berhenti.

Budget Inefficiency

Aktivitas yang menyerap budget tetapi memberikan impact rendah.

Missed Opportunities

Channel, audience, content, atau journey yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Measurement Gaps

Data yang belum tersedia atau belum cukup kuat untuk mendukung keputusan.

Audit → Insight → Priority

Kami membuat hasil audit agar mudah digunakan, bukan hanya dibaca.

01

01 — Review

Melihat kondisi marketing saat ini berdasarkan channel, customer journey, dan data yang tersedia.

02

02 — Identify

Menemukan gap, friction, dan opportunity yang paling relevan.

03

03 — Prioritize

Memisahkan mana yang urgent, mana yang important, dan mana yang bisa dilakukan kemudian.

04

04 — Recommend

Memberikan direction dan next action yang dapat digunakan sebagai dasar improvement.

What You Get

Hasil audit dapat mencakup:

✓ Digital marketing health check
✓ Key findings
✓ Performance gap analysis
✓ Channel review
✓ Website & landing page review
✓ Customer journey review
✓ Conversion gap analysis
✓ Tracking & measurement review
✓ Quick wins
✓ Priority recommendation
✓ Improvement roadmap
Bukan hanya:

“Ini yang salah.”

Tapi juga:

“Ini yang perlu diperbaiki lebih dulu.”

When Should You Audit Your Digital Marketing?

Digital Marketing Audit relevan ketika:

Marketing sudah berjalan tetapi hasilnya sulit dibaca

Traffic naik tetapi leads tidak banyak berubah

Cost per lead terus meningkat

Banyak channel aktif tetapi kontribusinya tidak jelas

Bisnis ingin menambah budget marketing

Website baru saja di-redesign atau akan dikembangkan

Campaign sudah berjalan cukup lama tanpa evaluasi menyeluruh

Tim membutuhkan second perspective sebelum menentukan strategi berikutnya

Fix the Leak Before Adding More Traffic.
Lebih banyak traffic tidak banyak membantu kalau journey-nya masih bocor.

Sebelum menambah campaign, channel, atau budget, cari tahu dulu bagian mana yang paling membutuhkan perhatian.